
Kementerian Pekerjaan Umum selenggarakan Sertifikasi dan Pembekalan kepada 100 (Seratus) orang Tenaga Kerja Konstruksi di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan, Rabu (30/7). Sertifikasi tersebut untuk 3 (tiga) jabatan kerja yaitu Pelaksana Lapangan Pekerjaan Saluran Irigasi, Tukang Pasang Bata, dan Tukang Plaster Bangunan Gedung.
“Kami harapkan setelah ini akan tercetak Tenaga Kerja Konstruksi yang kompeten, berdaya saing tinggi dan siap berpartisipasi pada pembangunan infrastruktur, khususnya di Kabupaten Gowa”, demikian ujar Direktur Jenderal Bina Konstruksi yang diwakili oleh Direktur Kompetensi dan Produktivitas Tenaga Kerja Konstruksi Kimron Manik saat membuka kegiatan ini.
Sebagaimana diketahui, infrastruktur yang diprioritaskan oleh pemerintah bukan hanya infastruktur strategis saja, namun juga infrastruktur kerakyatan dengan prinsip pembangunan perencanaan, pembangunan, dan pemeliharaan dilaksanakan oleh masyarakat setempat melalui Program Padat Karya.
Pekerjaan padat karya meliputi pembangunan infrastruktur kerakyatan yang mendukung produktivitas masyarakat pedesaan, antara lain: pembangunan jaringan irigasi tersier; perbaikan jalan lingkungan, rumah subsidi, penangan kawasan kumuh; dan peningkatan kualitas air minum serta sanitasi.
“Program Padat Karya akan mendorong daya beli masyarakat dan meningkatkan perekonomian yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tentunya hal ini mendukung pencapaian misi Asta Cita yaitu mendukung peningkatan produktivitas melalui pengembangan infrastruktur, serta peningkatan kualitas SDM Konstruksi”, tutur Kimron.
Sertifikasi dan pembekalan ini terlaksana atas kerjasama antara Kementerian PU dengan Anggota Komisi V DPR RI Hamka B. Kady. Turut hadir pada acara ini Kepala BBWS Pompengan Jeneberang, dan Kepala BJKW VI Makassar, Kepala BP2JK Sulawesi Selatan.*



