
Banjarbaru– Direktorat Jenderal Bina Konstruksi melalui Balai Jasa Konstruksi Wilayah V Banjarmasin melaksanakan fasilitasi sertifikasi kompetensi kerja bagi lulusan dan calon lulusan D-IV serta S1 bidang konstruksi pada Rabu, (20/08) di Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Pelaksanaan sertifikasi ini sejalan dengan Program PU 608, yakni program prioritas dan strategi Kementerian Pekerjaan Umum yang bertujuan mendukung visi Asta Cita dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penyediaan infrastruktur dasar serta peningkatan penyerapan tenaga kerja lokal. Program ini mencakup pembangunan infrastruktur untuk pengentasan kemiskinan, peningkatan konektivitas antarwilayah, serta penguatan kebersihan dan sanitasi lingkungan.
Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah V Banjarmasin, Dwi Retno Wardhani, mewakili Dirjen Bina Konstruksi, menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi sumber daya manusia merupakan bagian penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur nasional. “Kami terus berupaya menyiapkan tenaga kerja konstruksi yang berkompeten, bersertifikat, dan tertib penyelenggaraan konstruksi agar mampu menghasilkan infrastruktur yang bermutu, berdaya saing, serta tepat guna,” ujarnya.
Sebanyak 68 peserta mengikuti kegiatan yang berlangsung pada 20–21 Agustus 2025 di Kampus ULM Banjarbaru. Mereka berasal dari berbagai perguruan tinggi di Kalimantan Selatan, di antaranya Universitas Ahmad Yani dan Politeknik Negeri Banjarmasin. Para peserta merupakan lulusan dan calon lulusan S1/D-IV yang telah mendapatkan Sertifikat Pemberian Kompetensi Tambahan (PKT) Tahun 2025. Dalam kegiatan ini, peserta mengikuti dua jenis asesmen, yaitu bidang Sipil dan bidang K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).
Dekan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat, Prof. Dr. Ir. Iphan Fitrian Radam, S.T., M.T., IPU, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Kami sangat mengapresiasi Ditjen Bina Konstruksi melalui Balai Jasa Konstruksi Wilayah V Banjarmasin yang konsisten melaksanakan sertifikasi kompetensi bagi lulusan dan calon lulusan Fakultas Teknik di Kalimantan Selatan. Dengan pengalaman dan sertifikat yang diperoleh, para peserta akan lebih siap bergabung dengan industri konstruksi di seluruh Indonesia,” ungkapnya.



