Dirjen Bina Konstruksi Dorong Pemahaman Kontrak Konstruksi Untuk Cegah Sengketa Konstruksi

Direktur Jenderal Bina Konstruksi Boby Ali Azhari menegaskan pentingnya pemahaman mendalam terhadap expressed terms dan implied terms dalam penerapan kontrak FIDIC guna meminimalkan potensi sengketa pada proyek konstruksi. Hal tersebut disampaikan dalam International Seminar: Dispute Avoidance on “Expressed Terms” and “Implied Terms” in the Application of FIDIC Contracts yang digelar di Universitas Pekalongan pada (13/12) di Universitas Pekalongan, Jawa Tengah.

Ia juga menyampaikan bahwa kontrak konstruksi merupakan fondasi hubungan hukum antara para pihak, namun dalam praktiknya kerap menjadi sumber perbedaan interpretasi. Permasalahan tersebut, jika tidak ditangani dengan benar, dapat menghambat penyelesaian proyek, memicu pembengkakan biaya, hingga menurunkan kualitas hubungan kerja antar pihak. Ia menegaskan bahwa “kontrak yang jelas bukan hanya tentang apa yang tertulis, tetapi bagaimana para pihak memahami setiap kata dan menjalankannya dengan itikad baik.”  

Pencegahan sengketa menjadi salah satu strategi manajemen risiko, sebuah sikap profesional, dan sebuah kebutuhan dalam industri konstruksi modern. Keberhasilan pencegahan sengketa tidak hanya bergantung pada aturan, tetapi juga pada itikad baik, transparansi, komunikasi terbuka, dan kerja sama nilai-nilai yang meskipun tidak tertulis secara eksplisit, tetapi melekat sebagai kewajiban tersirat dalam setiap pelaksanaan kontrak yang sehat.

Direktur Jenderal Bina Konstruksi Boby Ali Azhari mengajak seluruh pemangku kepentingan pengguna jasa, penyedia jasa, regulator, dan konsultan  untuk membangun budaya komunikasi yang terbuka, memaksimalkan peran DAAB, serta menempatkan asas keadilan dan profesionalitas sebagai fondasi pelaksanaan kontrak. Pencegahan sengketa, katanya, merupakan strategi manajemen risiko yang wajib diterapkan dalam industri konstruksi modern.

Melalui seminar ini, diharapkan interpretasi kontrak dapat lebih konsisten, hubungan profesional tetap terjaga, dan keberhasilan proyek dapat semakin optimal.

SEBARKAN ARTIKEL INI!