
“Kementerian PU melalui Ditjen Bina Konstruksi melakukan langkah nyata memperkuat kualitas tenaga kerja konstruksi melalui pemberian Kompetensi Tambahan (PKT) dan Uji Kompetensi kepada TKK, sehingga diharapkan mampu mencetak tenaga kerja yang kompeten, bersertifikat, dan siap untuk bekerja di industri konstruksi”, demikian disampaikan Plt. Dirjen Bina Konstruksi Indro Pantja Pramodo saat membuka kegiatan Pemberian Kompetensi Tambahan dan Uji Kompetensi (Sertifikasi) TKK Ahli SDM Vokasional Bidang Konstruksi di Tujuh Perguruan Tinggi wilayah kerja BJKW VI Makassar, Senin (18/5) secara daring.
Pentingnya pembinaan SDM konstruksi selaras dengan Visi dan Misi RPJMN 2025-2029 dengan Visi yaitu ’Bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045’ dengan menekankan Program ASTA CITA Presiden Prabowo Subianto sebagai Prioritas Nasional, yang di antaranya adalah melanjutkan Pembangunan infrastruktur dan Memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui sains, teknologi dan pendidikan. Hal ini juga sesuai amanat UU Jasa Konstruksi Nomor 2 Tahun 2017, di mana pemerintah bertanggung jawab melakukan pembinaan jasa konstruksi, termasuk peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi.
PKT dan Uji Kompetensi ini merujuk pada Surat Edaran Dirjen Bina Konstruksi Nomor 54/SE/Dk/2024 tentang Pemberian Kompetensi Tambahan dan Sertifikasi Kompetensi bagi lulusan dan/atau calon lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Politeknik, dan/atau Perguruan Tinggi Bidang Konstruksi. Kegiatan ini bertujuan mendukung integrasi standar kompetensi kerja dari dunia industri ke dalam kurikulum pendidikan dan mempersiapkan TKK kompeten sesuai kebutuhan industri jasa konstruksi.
Peserta kegiatan ini berasal dari enam Perguruan Tinggi dan satu Politeknik dengan jumlah total 549 (lima ratus empat puluh sembilan) orang yang terdiri dari : Universitas Tadulako 100 orang, Universitas Muslim Indonesia 120 orang, Universitas Negeri Makassar 96 orang, Universitas Sulawesi Barat 82 orang, Universitas Tomakaka 46 peserta, Universitas 19 November Kolaka 50 orang, serta Politeknik Bombana 55 Peserta.
PKT dan Uji Kompetensi dilaksanakan selama 5 (lima) hari dengan sistem luring di kampus masing-masing, dimulai dengan PKT selama 4 (empat) hari, mulai hari Senin 18 Mei 2026 sampai dengan hari Kamis 21 Mei 2026. Kemudian dilanjutkan dengan Uji Kompetensi (sertifikasi) pada hari ke lima yang dilaksanakan selama 1 (satu) hari pada hari Jumat 22 Mei 2026.
Adapun jabatan kerja yang akan dilakukan pada hari ke lima, terdiri dari 6 (enam) jabatan kerja. Perinciannya sebagai berikut: Ahli Muda Teknik Jalan (Fresh Graduate) jenjang 7; Ahli Muda Teknik Bangunan Gedung (Fresh Graduate) jenjang 7; Ahli Muda Teknik Jembatan (Fresh Graduate) jenjang 7; Ahli Muda Teknik Sumber Daya Air (Fresh Graduate) jenjang 7; Ahli Muda K3 Konstruksi (Fresh Graduate) jenjang 7; Ahli Muda Manajemen Konstruksi (Fresh Graduate) jenjang 7.*


