
Sebanyak 448 Pegawai Negeri Sipil di Direktorat Jenderal Bina Konstruksi telah melaksanakan kegiatan pengambilan sumpah jabatan PNS sekaligus 458 Pejabat Fungsional dengan rincian jabatan antara lain 115 Pembina Jasa Konstruksi Ahli Pertama, 1 Pembina Jasa Konstruksi Ahli Madya, 217 Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Ahli Pertama, 61 Pranata Komputer Ahli Pertama, 34 Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Pertama, 18 Analis Penglolaan Keuangan APBN Ahli Pertama, 1 Pranata Keuangan APBN Terampil, 6 Analis SDM Ahli Pertama dan 5 Arsiparis Terampil.
Kegiatan pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Pejabat Fungsional yang diselenggarakan secara hybrid di Aula Pendopo Kementerian PU Jakarta (29/7) dipimpin langsung oleh Plt. Dirjen Bina Konstruksi Indro Pantja Pramodo. Dalam amanatnya, Indro mengingatkan agar dalam pelaksanaan tugas harus disertai dengan kejujuran, tanggung jawab, integritas serta menjunjung tinggi peraturan perundang-undangan.
“Saya juga tidak bosan mengingatkan kembali budaya anti gratifikasi di Kementerian PU, agar kita semua memegang teguh prinsip “4 Big No’s” (No Gift, No Bribery, No Kickbacks, dan No Luxurious Lifestyle) di dalam setiap langkah penyelesaian tugas yang diamanahkan, serta junjung tinggi integritas dari hal dasar seperti taat pada absen dan menjauhkan diri dari judi online” ujar Indro.
Indro menambahkan, sebagai PNS muda di Ditjen Bina Konstruksi yang mempunyai tugas menghadirkan infrastruktur berkualitas serta berkelanjutan, diperlukan ide dan inovasi modern dan komitmen yang Panjang.
“Jadilah agen perubahan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, inovatif dalam memberikan solusi, serta berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi sehingga mampu mendukung terwujudnya Direktorat Jenderal Bina Konstruksi yang profesional, modern, dan semakin dipercaya dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan” pungkas Indro. Kegiatan pengambilan sumpah jabatan PNS dilaksanakan secara hybrid dan dihadiri oleh seluruh Balai di wilayah kerja Ditjen Bina Konstruksi baik daring maupun luring.



