Kementerian PU Mendorong OPD SubUrusan Jasa Konstruksi menjadi garda depan Penyelenggaraan Jasa Konstruksi di daerah dan Jajaran Ditjen Bina Konstruksi untuk Sigap Beradaptasi untuk Capai Target Kinerja

Kementerian PU, Direktorat Jenderal Bina Konstruksi mendorong OPD SubUrusan Jasa Konstruksi wilayah Jakarta, Banten dan Jawa Barat untuk menjadi garda depan pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan Jasa Konstruksi di daerah dalam Workshop Pembinaan Bidang Jasa Konstruksi Di Wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat yang diselenggarakan BJKW III Jakarta, 28-29 Oktober 2025 di Kota Bandung.

Dirjen Bina Konstruksi Boby Ali Azhari pada sambutannya menyampaikan bahwa sektor jasa konstruksi merupakan salah satu sektor strategis yang dapat mendukung tercapainya pembangunan nasional. “Konstruksi berkualitas dilaksanakan melalui pengawasan penyelenggaraan jasa konstruksi yang merupakan salah satu kewenangan yang dimiliki oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah menjadi hal yang mutlak untuk kita jaga dan kita tingkatkan”, ujar Boby, Rabu, 29/10.

Peran OPD Jakon memastikan tenaga kerja konstruksi memiliki kompetensi dan sertifikat Kompetensi Kerja Konstruksi, mampu mengelola data dan informasi, serta melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan penyelenggaraan jasa konstruksi. Bagaimana membuat OPD SubUrusan Jasa Konstruksi dibutuhkan seluruh stakeholder masyarakat Jasa Konstruksi, menjadi perhatian kita bersama.

“Untuk mencapai tujuan konstruksi berkualitas, perlu OPD Suburusan Jasa Konstruksi sebagai garda depan dan sinergitas seluruh pihak dari Pemerintah Pusat baik Kemen PU dan Kemen Dalam Negeri sebagai pembina dan serta seluruh stakeholder masyarakat Jasa Konstruksi” pesan Dirjen Boby. Rabu (29/10).

Workshop Pembinaan ini merupakan kegiatan kolaborasi dengan PT. Jamkrindo, PT Tata Logam Lestari, dan BPJS Ketenagakerjaan. Turut hadir narasumber Eka Putri Srikandi Katim Wilayah I Subdit PU, Direktorat SUPD II, Ditjen Bina Pembangunan Daerah, Kementerian Dalam Negeri, Hary Kusuma perwakilan Direktorat EKPKD, Ditjen Otda, Kementerian Dalam Negeri, Agus Gendroyono, Pengurus Bid II, LPJK, dan Ismail A.M, Kepala Subdirektorat Penerapan Kompetensi TKK, Direktorat Kompetensi dan Produktivitas Tenaga Kerja Konstruksi,

Seusai membuka acara Workshop, Dirjen Bina Konstruksi melakukan kunjungan kerja dan pembinaan ke Balai P2JK Wilayah Jawa Barat. Dalam kunjungannya beliau memberikan pesan bahwa “Seluruh pegawai di Direktorat Jenderal Bina Konstruksi harus sigap, berintegritas dan mampu beradaptasi terhadap dinamika yang terjadi termasuk perubahan kebijakan demi mencapai target kinerja yang maksimal”, ujar Dirjen Boby, Rabu (29/10).

Hal ini sejalan dengan arahan Menteri PU Dody Hanggodo yang menyampaikan bahwa sesuai amanat Presiden RI Kementerian PU menjalankan peran sebagai enabler pertumbuhan ekonomi, yaitu memastikan infrastruktur yang dibangun memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Sedangkan awal dari Pembangunan infrastruktur tersebut dimulai dari Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang berkualitas, transparan, akuntabel, dan tentunya sesuai Peraturan yang berlaku.

“Di sinilah saya tegaskan agar seluruh pegawai terutama di Balai P2JK agar menjaga disiplin dan tertib administrasi. Saat ini sedang didorong integrasi sistem informasi dalam proses pengadaan jasa konstruksi untuk mewujudkan sistem yang lebih terpadu, efisien, dan akuntabel”, ungkap Dirjen Boby.

Dalam kunjungan Dirjen Bina Konstruksi ke BP2JK, Kepala Balai BP2JK Wilayah Jawa Barat Joko Ahmad Salim juga menyampaikan laporan progres pelaksanaan paket pengadaan di wilayah Jawa Barat.

Ikut mendampingi kunjungan Kepala Subdirektorat Kelembagaan, Direktorat Usaha dan Kelembagaan Jasa Konstruksi, Afriandi Pohan, Kepala Subdirektorat Pemantauan Kepatuhan Intern dan Manajemen Risiko, Martalia Isneini, Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta, Priyono beserta Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Jawa Barat Muhamad Refa .

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat #KonstruksiBerkualitas

SEBARKAN ARTIKEL INI!