
Dalam upaya memberikan apresiasi kepada tenaga kerja konstruksi Direktorat Jenderal Bina Konstruksi menyelenggarakan Lomba/Kompetisi Tenaga Kerja Konstruksi (KTKK) Tahun Anggaran 2025. Direktur Jenderal Bina Konstruksi yang diwakili Direktur Kompetensi dan Produktivitas Tenaga Kerja Konstruksi Kimron Manik, membuka kegiatan tersebut pada Wilayah Kerja Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya, Rabu (25/11). “Sektor Konstruksi merupakan urat nadi pembangunan nasional, yang telah menjadi pendorong terhadap pertumbuhan Indonesia, terutama mendorong pertumbuhan ekonomi bangsa.” Ungkap Kimron Manik saat membuka kegiatan Kompetisi TKK di kantor BJKW IV Surabaya.
Ia juga menambahkan bahwa hal ini sebagai upaya mendukung visi bersama menuju “Indonesia Emas 2045”, Pemerintah Republik Indonesia memiliki 8 (Delapan) misi yang terangkum dalam Asta Cita sebagai Prioritas Nasional. Salah satunya adalah melanjutkan pembangunan infrastruktur dan meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, serta memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).
Kegiatan ini juga dalam upaya mendukung program prioritas Kementerian Pekerjaan Umum dengan sasaran utama PU 608 yaitu menuju efisiensi investasi (ICOR) kurang dari 6%, pengentasan kemiskinan menuju 0%, serta mendorong pertumbuhan ekonomi mencapai 8%. Sasaran tersebut dirumuskan sebagai jawaban langsung terhadap berbagai tantangan strategis yang kini dihadapi Indonesia salah satunya ialah peningkatan tenaga kerja konstruksi Indonesia.
Kompetisi tenaga kerja konstruksi Tahun Anggaran 2025 ini dilaksanakan pada tanggal 25 – 26 November 2025 di kantor BJKW IV Surabaya dengan rangkaian kegiatan seperti Kompetisi Membangun Rumah Mini, Kompetisi Operator Alat Berat, Seminar Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), dan Uji Sertifikasi on site Peserta Lomba/Kompetisi Rumah Mini dan Operator Alat Berat.
Para peserta Kompetisi Tenaga Kerja Kontruksi merupakan binaan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Suburusan Jasa Konstruksi dari 6 (Enam) Provinsi pada wilayah kerja Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya, antara lain berasal dari Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DI Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur sebanyak 33 orang dan Seminar PKB sebanyak 100 orang dari OPD, Akademisi dan Asosiasi.
Pada kesempatan ini juga dilaksanakan penandatanganan Kesepakatan Bersama Antara PT. Jaminan Kredit Indonesia dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya dan Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi Wilayah Jawa Timur Direktorat Jenderal Bina Konstruksi tentang Sinergi Pembinaan Peningkatan Pemahaman Penggunaan Jaminan Dalam Penyelenggaraan Jasa Konstruksi.
Melalui kegiatan ini diharapkan para tenaga kerja konstruksi khususnya di wilayah Surabaya mampu meningkatkan kompetensi baik dari aspek Pengetahuan (Knowledge), Keterampilan (Skill) dan Sikap Perilaku (Attitude), melalui kepemilikan Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK), serta mampu meningkatkan produktivitas kerja pada pelaksanaan tugas sesuai dengan jabatan kerjanya. Sehingga pada akhirnya, meningkatnya kualitas SDM yang terbentuk akan berbanding lurus dengan kualitas infrastruktur yang terbangun.
Pelaksanaan Kompetisi TKK ini juga menjadi wujud nyata kerjasama dari seluruh pihak yang mendukung seperti Jajaran Pemerintah Daerah OPD Sub-urusan Jasa Konstruksi di Provinsi maupun Kabupaten/Kota di Wilayah Kerja BJKW IV Surabaya, Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum, maupun para Mitra Rantai Pasok Jasa Konstruksi seperti; Semen Gresik, Jamkrindo, Tata Logam Lestari, Westpex Indonesia, Bricon, Mpoin, LSP Bina Konstruksi Nusantara dan LSP Manajemen Konstruksi Nusantara. Dukungan ini menjadi bukti bahwa peningkatan kualitas tenaga kerja konstruksi tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan melalui sinergi yang kuat antara pemerintah, industri, dan lembaga sertifikasi.
Direktur Kompetensi dan Produktivitas Tenaga Kerja Konstruksi Kimron Manik menyampaikan terima kasih atas partisipasi seluruh pihak dalam menyukseskan kegiatan ini. Semoga para peserta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, selalu mengutamakan keselamatan kerja, serta mampu mengobarkan semangat kerja dalam membangun infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia.
“Kompetisi ini bukan hanya tentang mencari juara, tetapi menunjukkan komitmen kita untuk meningkatkan kompetensi, profesionalitas dan daya saing, serta kolaborasi antara seluruh pihak dalam membangun Infrastruktur Indonesia yang kuat, handal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia.”Tutup Direktur Kompetensi dan Produktivitas Tenaga Kerja Konstruksi Kimron Manik Turut hadir bersama Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Prov. Jawa Timur I Nyoman Gunadi, Pimpinan Wilayah Surabaya PT. Jamkrindo Jaja Jatnika, Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya Indra Sulistyo dan Kepala BP2JK Wilayah Jawa Timur yang diwakili Kepala Subbag TU BP2JK Wilayah Jawa Timur Ode Siti Ladamay serta perwakilan stakeholder atau sponsor.



