“Berani dan Berintegritas” Pesan Dirjen Bina Konstruksi dalam Talkshow Antikorupsi bersama KPK dan TVRI

Dalam upaya transparansi dan bebas dari korupsi pada proses pengadaan dan pelaksanaan proyek, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan ‘Reformasi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) yang Berintegritas”, antara lain dengan digitalisasi proses PBJ, reformasi organisasi pelaksana PBJ, pembentukan Unit Kepatuhan Intern  (UKI) pada Tahun 2019, penerapan manajemen risiko, pelatihan dan pendidikan anti korupsi, pembangunan “Island of Integrity” dan instrumen pengendalian intern lainnya, serta secara berkala melakukan audit dan pengawasan.

“Di samping langkah-langkah tersebut, pengawasan dari masyarakat dan media juga sangat penting untuk menjaga transparansi agar benar-benar bebas dari praktik korupsi” ucap Dirjen Bina Konstruksi, Boby Ali Azhari dalam Talkshow Antikorupsi yang dilaksanakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bekerja sama dengan TVRI Stasiun Maluku Utara di Ternate (29/9).

Beberapa tantangan dalam mewujudkan ekosistem antikorupsi ideal, khususnya pada sektor konstruksi tidak hanya menyangkut aspek teknis, tetapi juga tata kelola dan pengawasan, budaya birokrasi yang berintegritas, partisipasi aktif dan kritis masyarakat, kehadiran KPK sebagai katalisator dan pengawas independen, serta lingkungan sosial yang menolak praktik korupsi.

“Pesan untuk generasi muda, tanamkan integritas sejak dini, berani katakan tidak pada korupsi, manfaatkan teknologi, jaga budaya yang luhur, serta yang paling penting mulai dari diri sendiri” pesan Dirjen Boby menutup sesinya pada kegiatan Talkshow Antikorupsi bersama KPK dan TVRI Stasiun Maluku Utara. Kegiatan inijuga turut menghadirkan Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara, Sarbin Sehe, dan Ketua Forum Penyuluh Anti Korupsi (PAKSI) Maluku Utara, Master Halim.

SEBARKAN ARTIKEL INI!