0
0
0
s2sdefault

Kementerian PUPR melalui Balai Penerapan Teknologi Konstruksi (PTK) Direktorat Jenderal Bina Konstruksi mendapatkan penghargaan atas konstribusi untuk pendidikan Indonesia khususnya untuk Sekolah Vokasi UGM dalam acara Partnership Gathering Sekolah Vokasi UGM, di Jakarta (20/11). Penerimaan penghargaan dilakukan oleh Kepala Balai Penerapan Teknologi Konstruksi Cakra Nagara mewakili Dirjen Bina Konstruksi. Penghargaan tersebut diraih sebagai prestasi dalam hal program link and match peningkatan capacity building, dimana Kementerian PUPR bekerjasama dengan Perguruan Tinggi berhasil menghubungkan kebutuhan industri dengan Sekolah Vokasi yang juga dikenal dengan istilah DUDI (Dunia Usaha Dunia Industri).


Presiden RI Joko Widodo baru-baru ini menegaskan kembali agar Pemerintah, dunia pendidikan dan pelaku usaha untuk melakukan pembenahan vokasi yang akan menjadi kunci keberhasilan bagi bangsa ini mencapai kemajuan. "Negara kita ini bisa melompat atau tidak bisa melompat, pembenahan pendidikan vokasi sekolah menengah kejuruan (SMK) dan politeknik betul-betul harus tereksekusi di lapangan," ujar Joko Widodo.

0
0
0
s2sdefault

 

 

 

Jakarta - Stok infrastruktur Indonesia saat ini masih sebesar 43 % dari PDB atau masih di bawah rata-rata Negara-negara maju yaitu 70 % . Sejumlah negara maju yang dimaksud seperti Jepang, sudah di atas 100 %, sedangkan Cina 80 % dan Amerika Serikat 76 %. Untuk itu, penyediaan infrastruktur yang memadai harus dilakukan dalam jangka menengah panjang agar Indonesia benar-benar bisa menjadi negara maju pada tahun 2045. Hal tersebut di sampaikan Direktur Jenderal Bina Konstruksi Syarif Burhanuddin, yang mewakili Menteri PUPR pada saat menjadi narasumber pada kegiatan ‘Seminar Infrastructure Outlook 2020’ dengan tema ‘Implementasi Perencanaan Proyek - Proyek Infrastruktur di Pemerintahan Baru’ yang diselenggarakan oleh Berita Satu Media Holdings di Jakarta, Kamis (7/11).

0
0
0
s2sdefault

 

 

 

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan pembangunan infrastruktur dalam lima tahun ke depan masih menjadi salah satu prioritas nasional, ditambah dengan rencana pemindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan Timur. Diungkapkan Presiden, Pemerintah telah mengalokasikan anggaran total pembangunan infrastruktur sekitar Rp 430 triliun pada 2020 atau naik dibandingkan 2019 yang sebesar Rp 420 triliun.

0
0
0
s2sdefault

Malang - Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin mewakili Menteri PUPR, memberikan materi pada Seminar  Nasional Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (Semsina 2) Institut Teknologi Nasional Malang dengan mengangkat tema ‘Infrastruktur Berkelanjutan Era Revolusi Industri 4.0’ , Kamis (31/10) di Malang.

Pada kesempatan tersebut diingatkan kembali oleh Dirjen Bina Konstruksi, bahwa sesuai arahan Presiden RI fokus utama pemerintah adalah pembangunan sumber daya manusia, yaitu dengan menciptakan generasi pekerja keras yang dinamis serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. “ Meski demikian kita masih menghadapi tantangan yaitu kurangnya SDM konstruksi bersertifikat sesuai UU Jasa Konstruksi nomor 2 tahun 2017, untuk itu percepatan sertifikasi tenaga kerja konstruksi harus didukung oleh semua stakeholders konstruksi, termasuk Perguruan Tinggi”, ujar Syarif.

Don't have an account yet? Register Now!

Sign in to your account