0
0
0
s2sdefault

 

c74455e2 ac68 4ae5 aa63 c387dc40c8bf

“34 Balai P2JK agar saat melaksanakan tugas tidak hanya terbatas pada kegiatan proses pemilihannya saja, namun mampu menjadi pembina pemangku kepentingan dan pusat informasi pengadaan jasa konstruksi Kementerian PUPR. Oleh karena itu, sangat perlu keseragaman langkah agar pelaksanaan lelang mempunyai kualitas mutu yang baik” hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Bina Konstruksi Trisasongko Widianto pada saat membuka sekaligus memberikan arahan kegiatan Konsolidasi Internal Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Kementerian PUPR di Jakarta. Selasa, (8/9).

Dalam kesempatan tersebut Dirjen Bina Konstruksi menyampaikan bahwasanya Pagu Anggaran Kementerian PUPR Tahun 2021 telah ditetapkan sebesar Rp. 149,81 dan ini merupakan tugas yang sangat besar untuk bisa membelanjakan uang negara secara Akuntabel, Transparan. ia menyampaikan peran besar dari Balai BP2JK yang menjadi garda terdepan kementerian PUPR diharapkan dari proses dan hasil pengadaan barang dan jasa Pemerintah di Kementerian PUPR menjadi lebih efektif, efisien, transparan, berkualitas dan akuntabel.

“Tugas pelelangan yang dilakukan oleh BP2JK dibawah Ditjen Bina Konstruksi sangat berat, harus tahan godaan dan intervensi. BP2JK harus memiliki kredibilitas karena menjadi wajah Kementerian PUPR” Ujar Trisasongko.

Disamping itu Dirjen Bina Konstruksi juga menegaskan kepada Balai P2JK agar dapat mewujudkan ekosistem PBJ yang baik, yaitu yang berintegritas tinggi, transparan, dan kompeten. Jika hal tersebut dapat terwujud maka Society Trust (kepercayaan masyarakat) juga akan terwujud. Sehingga, dengan ekosistem PBJ yang baik, persentasi kepercayaan masyarakat kepada pemerintah juga akan meningkat.

Kegiatan ini merupakan persiapan dalam rangka keikutsertaan dalam Rapat Dengar Pendapat bersama DPR RI besok, pada tanggal 9 September 2020 terkait evaluasi pelaksanaan pengadaan barang/jasa TA. 2020 dan rencana pelaksanaan pengadaan barang/jasa TA. 2021.

Hadir dalam pada kegiatan tersebut antara lain, Staf Khusus Menteri PUPR Binsar H. Simanjuntak, Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Dewi Chomistriana, Direktur Pengembangan Jasa Konstruksi Putut Marhayudi, Direktur Kelembagaan dan Sumber Daya Jasa Konstruksi Nicodemus Daud, Direktur Pengadaan Jasa Konstruksi Sumito, Direktur Kompetensi dan Produktivitas Konstruksi Nanang Handono, Direktur Keberlanjutan Konstruksi Kimron Manik, Seluruh Kepala Balai P2JK di 34 Provinsi dan Seluruh Kepala Balai Jasa Konstruksi.* (Har)

Don't have an account yet? Register Now!

Sign in to your account